sebenernya aku belum pernah ketemu kak aul secara langsung. aku hanya kenal dia melalui tulisan-tulisan nya yg begitu bagus, itu pun karena salah satu following aku me-reblog tulisannya beberapa bulan lalu. bagaimana mungkin aku bisa merasa begitu kehilangan padahal berbicara langsung dgn dia pun tdk pernah. aku bener-bener suka sama tulisan kak aul. betapa hebatnya ia bisa survive dalam keadaan memikul beban yg menurutku itu sangat berat, mungkin kalau aku menjadi ia sudah putus asa.selamat jalan kak aul, yg tenang di atas sana.. semoga allah memberi tempat terbaik untuk orang yg baik seperti mu. dan semoga allah memberi ketabahan bagi keluarga, saudara & teman-teman kak aul yg ditinggalkan. kita semua akan merindukan tulisan indah mu.
mariahlagi asked: sebuah pencapaian yang besar disini, dalam ruang kita yang masih fana. tulisan-tulisan berduka, pujian, seluruhnya ditujukan untuk kamu Aulia, sebuah bukti nyata kamu bukan wanita biasa. sebaiknya tulisan-tulisan ini kamu ketahui, maka kamu akan segera lega. banyak doa untuk kamu Aul.
Ada satu hal yang akan slalu dikenang darimu.
Ada satu waktu misteri yang sudah kau temui.
Dan akan ada satu tempat indah yang akan kau singgasanakan.
Selamat jalan, Aulia, penulis hebat, pembaca setia cerita murahanku. Semoga kamu tenang di sana :’)
Malam pekat tiba
Kau ditarik dari hangatnya mentari pagi
Kau ditarik dari segarnya angin di siang hari
Kau ditarik dari dudukmu di depan langit senja
Malam pekat tiba
Tak begitu saja, memang
Tapi siapa yang pernah siap?
Malam pekat tiba
Pelancong mulai tersesat
Sampai dia membuka mata
Malam pekat tiba
Dia tak datang sendiri
Dimana ada gelap ada terang, mereka bilang
Mereka tak pernah salah
Malam pekat tiba
Pelancong tak dibiarkan sendiri
Malam pekat tiba
Tunggu sebentar saja, tak akan pekat lagi
Apa itu? Pelancong bertanya, melihat ke atas
Tak ada yang menjawab
Hanya cahaya bintang yang menyala
Makin banyak, makin terang
Malam pekat tiba
Pelancong tak akan sendiri
—
Teruntuk Aulia, kita tidak kenal, bahkan kau mungkin tidak pernah mendengar namaku. Tapi aku pernah membaca tulisanmu, dan aku ingin menjadi salah satu bintang di malam pekatmu dengan doaku. Insya Allah.
sargani asked: Buat Aulia, teman kita, terima kasih kisahnya. Sebaliknya, saya cuma bisa beri al-fatihah dan doa.
Tadi pagi seperti biasa ketika mata saya sudah terbuka dan kesadaran saya mulai penuh saya meraih handphone di lemari sebelah kasur. Ternyata ada beberapa pesan masuk, tidak biasanya. Saya harap ini kabar baik yang selalu saya tunggu.
Ternyata pesan yang masuk berisi kabar duka, kepergian seorang…
Sampai Ketemu, Aulia
Kehidupan, sama seperti kematian bukan pilihan. Pilihan itu adalah jejak-jejak seperti apa yang kamu tinggalkan.
Selain di tumblr, saya sebenarnya belum kenal dengan Aulia Nur Zahrah. Tapi yang saya tahu adalah kata-katanya, cerita-cerita Aul itu bagus dan tulus. Yang saya tahu adalah bahwa dia nggak merengek. Walaupun penyakitnya nggak bisa dibilang ecek-ecek, walaupun dia nggak punya kesempatan yang sama untuk kuliah tahun ini, dia masih percaya dan semangat.
Dan di tumblr ini, Ul. Kamu meninggalkan jejak sebagai penulis yang hebat. Sebagai orang yang tabah. Belum lagi jejak-jejak yang kamu tinggalkan di rumah, di sekolah.
Selamat jalan, Aulia Nur Zahrah. Kami di sini kehilangan dan mendoakan.
Seperti katamu, Ul. Ada halaman-halaman di sini yang tak semestinya kosong.
wpramithasari asked: Untuk Aulia Nur Zahrah, teman sekelas semasa smp, dan salah satu teman terbaik. Halo Aul, kamu itu baik banget loh, waktu kelas 8 perhatiaaan banget sama aku. Waktu jaman-jamannya aku lagi labil kaya bocah. Aul, aku suka bgt sama semua tulisan kamu, tulisan di dunia nyata ataupun yang di dunia maya. Aul, kita belum sempet ketemu lagi sejak smp. Padahal kan kita semua ngerencanain buat kumpul lagi. Kok kamu pergi duluan? :( Aul yang tenang ya di sana. Smg amal ibadah aul diterima di sisi Allah :)
Anonymous asked: selamat jalan Aulia Nur Zahra. Di bulan yg indah ini semoga Allah telah memilih manusia yg terbaik untuk kembali kepada-Nya. Perjuanganmu melawan penyakit ganas di usia muda merupakan pelajaran bagi kami agar tetap berkreasi dan tak pernah lupa bersyukur di setiap segala hembusan nafasnya
keisara asked: Innalillahi wainailaihi rajiun. Aku tau Aulia via tumblr, dia suka reblog aku dan aku juga suka reblog post dia. Kaget banget begitu tau kabar ini... Selamat jalan, Aulia. Walaupun kita nggak saling kenal, tapi aku tau kamu orang baik, dan orang baik insya Allah akan dapat tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. O:-)